Political Update » 19 Juni 2008 » Hit: 495
Obama dan Fenomena Kaum Muda
Jakarta – Kemenangan Senator Barack Obama pada pemilu internal melawan Hillary Rodham Clinton dalam perebutan kursi calon presiden dari Partai Demokrat memunculkan momok baru di ranah perpolitikan AS. Obama yang dianggap sebagai pendatang baru ternyata mampu menjungkir balikkan kejayaan trah Hillary yang sudah lama menguasai partai Demokrat. Tidak main-main, kemenangan Obama hampir terjadi di semua negara bagian AS.
Kemenangan Obama ini kontan saja mengundang decak kagum banyak kalangan. Obama yang sedari awal dipandang minim pengalaman mampu menjungkalkan politisi senior partai demokrat yang sekaligus mantan ibu Negara Hillary Clinton. Kemenangan Obama tentu menjadi ilham bagi seantero politisi muda di belahan dunia bahwa kelompok tua status quo yang tidak mempunyai kompetensi cukup memadai, meski didukung berbagai fasilitas keuangan yang kuat, pasti bisa dikalahkan. Untuk itu, kompetensi merupakan keniscayaan bagi calon pemimpin.
Fenomena kemenangan Obama tersebut tidak luput dari perhatian para penggiat politik di Indonesia . Baru-baru ini, sebuah stasiun Televisi swasta mengadakan parodi politik tentang fenomena kemenangan Pria yang pernah tinggal di daerah Menteng-Jakarta ini. Hadir dalam acara tersebut anggota DPR RI dari FPKS DR. Zulkieflimasnyah.
Menanggapi kemenangan itu, Bang Zul mengatakan, kemenangan Obama merupakan fenomena munculnya kaum muda ke pentas politik. Dosen ekonomi ini menilai, Obama bukan saja dia muda, berpenampilan menarik, pidatonya memukau, melainkan lebih pada kenyataan bahwa Obama merupakan sosok anak muda yang mempunyai kompetensi luar biasa dan mampu mengartikulasikan keinginan masyarakat AS untuk segera melakukan perubahan.
“Obama ini merupakan sosok kaum muda yang fenomenal. Dia tidak saja menarik dan memukau. Tapi lebih dari itu, dia mempunyai kompetensi yang bisa dipertanggungjawabkan bagi publik AS. Dia mampu menangkap keinginan masyarakat AS yang menginginkan perubahan,” katanya dalam acara Democrazy yang digelar Merto TV Senin malam (17/8).
Menurut Bang Zul, selama ini politisi-politisi yang sering muncul ke permukaan hanyalah dari kalangan tua atau senior. Sementara kalangan muda yang mempunya komiten dan kapabilitas yang tinggi jarang diberikan kesempatan.
Oleh karena itu, ke depan kaum muda dengan kapasitas yang mumpuni serta mempunyai komitmen keberpihakan kepada rakyat supaya tidak sungkan menyatakan kesiapannya menjadi seorang pemimpin. Obama sudah memprovokasi dunia bahwa anak muda dengan kualiatas yang baik pasti bisa mengalahkan kalangan tua yang hanya mengandalkan kekuatan uang semata. (Adi Prayitno)
Kemenangan Obama ini kontan saja mengundang decak kagum banyak kalangan. Obama yang sedari awal dipandang minim pengalaman mampu menjungkalkan politisi senior partai demokrat yang sekaligus mantan ibu Negara Hillary Clinton. Kemenangan Obama tentu menjadi ilham bagi seantero politisi muda di belahan dunia bahwa kelompok tua status quo yang tidak mempunyai kompetensi cukup memadai, meski didukung berbagai fasilitas keuangan yang kuat, pasti bisa dikalahkan. Untuk itu, kompetensi merupakan keniscayaan bagi calon pemimpin.
Fenomena kemenangan Obama tersebut tidak luput dari perhatian para penggiat politik di Indonesia . Baru-baru ini, sebuah stasiun Televisi swasta mengadakan parodi politik tentang fenomena kemenangan Pria yang pernah tinggal di daerah Menteng-Jakarta ini. Hadir dalam acara tersebut anggota DPR RI dari FPKS DR. Zulkieflimasnyah.
Menanggapi kemenangan itu, Bang Zul mengatakan, kemenangan Obama merupakan fenomena munculnya kaum muda ke pentas politik. Dosen ekonomi ini menilai, Obama bukan saja dia muda, berpenampilan menarik, pidatonya memukau, melainkan lebih pada kenyataan bahwa Obama merupakan sosok anak muda yang mempunyai kompetensi luar biasa dan mampu mengartikulasikan keinginan masyarakat AS untuk segera melakukan perubahan.
“Obama ini merupakan sosok kaum muda yang fenomenal. Dia tidak saja menarik dan memukau. Tapi lebih dari itu, dia mempunyai kompetensi yang bisa dipertanggungjawabkan bagi publik AS. Dia mampu menangkap keinginan masyarakat AS yang menginginkan perubahan,” katanya dalam acara Democrazy yang digelar Merto TV Senin malam (17/8).
Menurut Bang Zul, selama ini politisi-politisi yang sering muncul ke permukaan hanyalah dari kalangan tua atau senior. Sementara kalangan muda yang mempunya komiten dan kapabilitas yang tinggi jarang diberikan kesempatan.
Oleh karena itu, ke depan kaum muda dengan kapasitas yang mumpuni serta mempunyai komitmen keberpihakan kepada rakyat supaya tidak sungkan menyatakan kesiapannya menjadi seorang pemimpin. Obama sudah memprovokasi dunia bahwa anak muda dengan kualiatas yang baik pasti bisa mengalahkan kalangan tua yang hanya mengandalkan kekuatan uang semata. (Adi Prayitno)