PKS Ciputat, Ujung Tombak Perjuangan di Tangerang

Establishing A Bridge of Reason & Understanding
Kamis, 29 Juli 2010
News » 07 Agustus 2007 » Hit: 596
PKS Ciputat, Ujung Tombak Perjuangan di Tangerang
Sebagai bagian dari kegiatan reses, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten II, Dr. Zulkieflimansyah kali ini menyambangi konstituennya di bilangan Ciputat untuk memberikan Taujih (arahan) Politik. Pengarahan politik itu disampaikan Dr. Zul guna membekali Pengurus Ranting PKS Ciputat Timur yang saat itu dilantik di Aula Kelurahan Pisangan, Ahad (5/8).

Dengan didampingi istri dan dua anaknya, Dr Zul berpesan agar kader-kader PKS Ciputat, khususnya Ciputat Timur untuk terus semangat berjuang guna merebut amanah kekuasaan di masa yang akan datang. Dr. Zul menilai, Ciputat merupkan daerah strategis karena jumlah penduduknya paling banyak.

"Ciputat itu merupakan salah satu daerah yang pemilihnya paling banyak untuk daerah Tangerang. Oleh karen itu, jika kinerja DPC Ciputat Bagus, InsyaAllah untuk pemilihan kepala daerah Tangerang yang akan datang PKS menang. Namun, jika PKS Ciputat memble, kemenangan hanya menjadi sebuah impian. Jadi, Ciputat itu merupakan ujung tombak Tangerang," urainya penuh semangat.

Menyitir pernyataan salah seorang pengurus DPC Ciputat yang berseloroh, jangan sampai PKS di Tangerang dijadikan musuh bersama seperti yang terjadi dalam Pilkada DKI Jakarta, Dr. Zul mengatakan, sebenarnya PKS di DKI Jakarta banyak yang mendekati dan mengajak berkoalisi. Namun, seringkali tawaran dari partai lain itu 'harganya' kurang pas.

"Ada parpol kecil dan besar mendatangi PKS dan menyatakan siap mendukung Pak Adang-Dani untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta. Cuma, mereka minta fasilitas (duit, red) di atas kemampuas PKS," tegasnya manambahkan.

Selain itu, lanjut mantan Presiden BEM UI ini, kader-kader PKS di setiap daerah memiliki jiwa yang hanif-hanif. Ketimbang dana perjuangan diberikan kepada partai yang belum tentu mendukung maksimal, lebih baik dana perjuangan PKS digunakan untuk membangun infrastruktur organisasi. "Seperti membagun kantor DPD dan DPC. Dengan kata lain, kader PKS itu lebih suka megang duit sendiri untuk dioptimalkan dalam perjuangan dakwah," tegasnya.

Menurut pria berkaca mata ini, dalam dunia yang sudah maju, terkadang persahabatan, kekompakan, dan koalisi bukan karena alasan ideologis ataupun kemajemukan namun lebih pada persoalan kepentingan uang.

Untuk itu, sekali lagi Dr. Zul berpesan agar kader dan aktivis PKS Ciputat untuk berhati-hati dalam menentukan arah perjuangannya di masa yang akan datang, khususnya dalam menyongsong Pilkada Tangerang yang akan dilangsungkan pada awal 2008.

Tak lupa Dr. Zul mengingatkan, ke depan Pilkada akan banyak dilangsungkan di banyak tempat. Namun jangan sampai energi PKS habis karena memikirkan persoalan politik dan melupakan dakwah. "Masih banyak hal lain yang mesti dikejajakan kader PKS guna membangun umat. Misalnya mencari solusi untuk membangkitkan ekonomi umat Islam," ujar Dr. Zul.

(Adi)