Serang Kota – Demam sepak bola piala dunia kini bertul-betul merebak ke seluruh penjuru dunia. Obrolan seputar bola ramai dibicarakan mulai kalangan masyarakat awam, tukang ojeg hingga kalangan elit politik. Topik seputar bola mengalahkan isu aktual lainnya yang semestinya mendapat perhatian serius semisal kasus rekening jumbo sejumlah perwira polisi. Bola seolah menjadi sihir baru bagi kehidupan manusia kontemporer. Kini, bola menjadi bagian tak terpisahkan dari modernitas kehidupan yang tak terbatahkan. Tanpa bola, modernitas nyaris tanpa makna.
Mungkin ungkapan di atas agak sedikit hiperbolis. Tapi jika melihat antusiasme pemirsa televisi dalam menonton bola, tidak berlebihan kiranya jika bola kemudian dianggap sebagai bagian penting kehidupan manusia dewasa ini. Bola bukan lagi sekedar olahraga ataupun tontonan mengasyikkan, melainkan sudah menjadi bagian penting dari bisnis. Inilah yang membuat bola begitu menakjubkan dalam sebulan tarakhir.
Momentum piala dunia inilah yang digunakan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Serang, Banten, untuk mengadakan turnamen futsal antar Dewan Pengurus Cabang (DPC). Tentu saja, turnamen ini bukan latah atau pun sekedar ikut-ikutan demam piala dunia. Lebih dari itu, momentum piala dunia dijadikan ajang untuk mempererat silaturahmi antar kader, pengurus DPC, dan pengurus DPD serta simpatisan.
“Kita harus mengakui, demam bola sudah di mana-mana. Tapi bukan karena alasan itu PKS Kota Serang ngadakan lomba futsal. Saat ini, bola sudah menjadi bahasa komunikasi yang dapat mempererat silaturahmi. Obrolan seputar perkaderan dan lainnya bisa dibicarakan di lapangan bola,” tutur sekretaris DPD PKS Kota Serang, rustam di sela-sela kesibukannya menyaksikan turnemen, Ahad (7/07).
Bukan PKS namanya jika tidak mampu menggunakan setiap momentum untuk terus memupuk semangat kader dalam berdakwah. Piala dunia adalah bagian dari momentum bagi PKS kota Serang untuk tetap selalu mengencangkan semangat perjuangan dakwah ke depan. Memang, kader PKS itu tak mengenal kata lelah dalam berjuang.
Penegasan itu setidaknya terlihat dari pernyataan Ketua DPD Kota Serang, Acep Rofiudin. Menurut kang Acep, sebagai partai dakwah perjuangan PKS tidak berhenti hanya karena pemilu sudah usai. Tapi di setiap kesempatan, saban hari, perjuangan itu harus selalu dikumandangkan. “Inilah sebenarnya yang membedakan kita dengan partai lain. Tanpa pemilu pun kita terus sosialisasi dan adakan kegitan. Futsal adalah salah satunya untuk terus memupuk semangat kader,” ujar anggota dewan kota ini.
Turnamen yang berlangsung sehari dari pagi hingga sore itu diikuti seluruh DPC se Kota Serang. Setiap DPC ‘wajib’ mengikut sertakan maksimal 3 tim terbaiknya untuk ikut dalam laga bergengsi itu. DPC-DPC kota Serang meliputi; kota Serang, Curug, Walantaka, Kasemen, Taktakan, dan Cipocok.
Dari pemantauan tim media Dr Zulkieflimansyah di lapangan, babak penyisihan tampak berlangsung cukup alot. Tidak sedikit pertandingan yang harus diakhiri dengan adu penalti. Tos tosan adu finalti ini mengindikasikan ketatnya persaingan menuju tangga juara. Sesuai seleksi alam , tim terbaik lah yang akhirnya masuk dan menang sebagai juara.
Akhirnya, DPC Kota Curug ke luar sebagai pemenang utama. Disusul DPC Kota Serang sebagai runner up. Sedangkan juara ketiga disabet DPC Kota Cipocok. Juara pertama mendapat hadian 1 kambing ukuran besar. Untuk juara kedua mendapat hadiah kambing berukuran sedang. Sedangkan pemenang ketiga mendapatkan kaos tim satu set untuk 9 pemain.
Salah seorang panitia, Akhmed Bustomi menegaskan, yang terpenting dari turnamen ini bukan hadiahnya yang berupa kambing dan kaos tim. Lebih dari itu, turnemen harus dimaknai sebagai ajang silaturahmi, temu kangen antar kader, dan lain sebagainya.
Bang zul yang berkesempatan hadir sekaligus reses mengatakan, turnamen futsal ini kalau bisa agak sering dilaksanakan. Karena Futsal mempunyai magnet yang luar biasa untuk mempertemukan para kader, simpatisan dan struktur dalan satu even. Bang zul mengingatkan, perjuangan itu tidak harus melulu dalam kemasan yang serius, tapi bisa juga dalam bentuknya yang paling sederhana, tapi pesan dan substansinya tetap sampai. Ini yang penting. (Adi Prayitno)
Kabar Konstituen » 06 Juli 2010 » Hit: 202
PKS Kota Serang Adakan Lomba Futsal Antar DPC